Surat

Hai orang asing,

Sebaiknya kau bertanggung jawab. Bahwa kau tak bisa selamanya asing. Setiap kali, meski tak kau sadari, kau membuka selubungmu, selapis-demi-selapis. Dan setiap itu pula, aku seperti menyecap makanan surga, atas informasi mungil yang kutemukan sendiri, sebagai hadiah mengupas bawang-bawang selubungmu. (now my heart is racing)

Hai orang asing, seharusnya kau tahu. Ini yang akan kau dapatkan. Engkau tak lagi asing. Kau tak lagi makhluk asing dari planet asing. Kau membaca aku. Aku membaca kau. Tinggal secerdas apa kita memahami satu sama lain.

Kau salah, kalau kau bilang, kita sepenuhnya asing. Kita adalah makhluk sepi dalam buah persik. Saat satu lagi selubung itu terkelupas, kau tahu, keasinganmu mulai pudar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s