Kau

1.

Dirimu sayup kata,

angin yang berembus sebentar

lalu pergi bertualang.

Kau udara tak terikat.

2.

Kau kabut yang manis.

Membutakan jalanku,

tapi tetap kuisap aromamu,

kusesap dan kusimpan

di sudut ingatan.

3.

Kau mentari yang

lupa muncul

di pagi yang diiris gerimis.

Terangmu ada,

wujudmu tiada.

4.

Kau jantungku yang rapi dalam kotak.

5.

Kau keindahan tak kasatmata.

6.

Engkau

adalah keheningan yang syahdu.

Sepi yang kupeluk

dalam ruang likuid hampa.

7.

Kau wujud yang alpa dalam lima pengindra.

Dirimu bayangan.

Dandelion yang beterbangan

selagi aku bernapas.

__________________

(one particular you)

*lagi-lagi diambil dari twitter saya @JiaEffendie

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s