Amnesia

: untuk kau orang asing

 

Siapakah kamu yang

menanam opium di ladang hati?

Setiap jengkalnya adalah candu yang ilegal.

 

Siapakah kamu yang

menggantungkan granat di dahan-dahan.

Setiap buahnya ranum dan hijau,

siap meledakkan hatiku.

 

Siapakah kamu yang

mencangkuli tanahku yang gersang,

dan menanam ranjau di bawahnya?

Setiap kali aku menginjaknya,

hatiku jatuh.

 

Siapakah kamu yang

memicingkan mata,

membidikkan pelurumu,

siap menghunjam jantungku,

membunuhnya dengan nyerindu.

 

Siapakah kamu yang

mencampur racun ke dalam oksigenku?

Kini setiap hela napas adalah cinta.

 

Siapakah kamu yang

menghentak-hentak di dalam pikir.

Meninju,

mengoyak,

merobek,

membuyarkan akal sehatku.

 

Siapakah kamu yang

melukai mataku?

Hingga yang tergambar wajahmu semata.

 

Siapakah kamu yang

mengobarkan amarah?

Karena kau di sana

diselimuti debu tebal yang cantik,

sementara aku di sini cemburu.

 

Cilandak, 1 November 2010

 

Advertisements

2 thoughts on “Amnesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s