Rindu Bertaring Tajam

: @dhanzo

Melankoli adalah seruak kangen yang membubung ke langit

Jadi awan jadi mendung jadi hujan jadi tetes-tetesnya

yang menyentuh puncak rambutmu pucuk kepalamu dan

kau berlari menepi.

Dan hati yang lacur membuat bincul memar ditohok tikam

tiadamu. Ya, tiadamu yang jadi nganga hampa. Seperti

ruang hitam yang rakus mengisap setiap petunjuk adamu.

kata-katamu, foto separuh wajahmu,

dan rindu,

rindu nan kejam berparas hantu, mencabik-cabik jejantung.

merepih jadi serpih-serpih yang bertaburan di antara pasir pantai

pasir putih yang gerisik menyentuh telapak kaki kita yang telanjang.

dan cinta,

seperti angin yang menampar-nampar tubuh kita,

menelusup masuk pori dan menetap.

bersembunyi di aliran darah,

mengisap-isap akal sehat.

Advertisements

One thought on “Rindu Bertaring Tajam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s