Puisi

Membakar Surat Cinta

:kepada lelaki yang pernah memellihara naga di kepalanya

 

suatu hari,

datang sebuah paket.

 

aku mengenali pembungkusnya.

kantong plastik yang dahulu menyampul hadiah dariku

:kemeja batik berwarna biru.

 

(maka aku berlari mengejar pengantarnya — yang bukan kamu)

 

ketika kulepaskan selotipnya satu demi satu,

ribuan belati sudah siap menyerang dadaku

dari delapan penjuru mata angin

aku terjebak dan tak dapat kabur.

 

nampak:

1. sebuah amplop kecil berisi surat dariku

2. sebuah stoples plastik merah muda

3. sehelai kemeja batik berwarna biru

 

Bagaimana benda-benda tak berbahaya

bersekongkol menjadi senjata mematikan?

Advertisements