tuannico

hari ini saya bermain-main di blog ini dan menemukan postingan 19 desember 2010. saat itu saya baru mengeluarkan buku dan membuat semacam kuis menulis flash-fiction. tuannico adalah salah satu finalisnya dan dia menulis ini:

“Kamu sudah siap?”

“Yakin bahwa kita harus melakukan ini?”

“…”

“Baiklah. Kita lakukan dengan sederhana.”

Kita bersama-sama menyematkannya ke jari manisku. Cincin dari kain.

“Sekarang aku resmi menjadi istrimu. Kita tak perlu lagi sembunyi-sembunyi untuk memadu kasih. Akhirnya aku menjadi Nyonya Perca. Ya lyublyu tebya.”

Aku tersenyum puas kepada tumpukan perca di pangkuan. Mendekapnya. Menggenggam erat. Mengecupnya dalam-dalam.

kemudian saya pun mengikik cantik.

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. lazione budy says:

    hehe..
    untuk punya pasangan kita hanya butuh imajinasi……

  2. rahneputri says:

    Tulisan adalah doa bener yaaaa ❤

    1. Jia says:

      haha iya, ne. waktu itu mah enggak kebayang bakal nikah sama nico :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s