mencoba kekinian di netflix

Demi menjadi bagian dari populasi masyarakat kekinian Indonesia, beberapa hari lalu saya mendaftar Netflix, yang menurut wikipedia adalah:

Netflix (NASDAQ: NFLX) adalah salah satu penyewaan DVD daring pertama dan terbesar, menawarkan penyewaan DVD lewat surat secara flat rate kepada pelanggan di Amerika Serikat. Berpusat di Los Gatos, California, saat ini mereka memiliki koleksi sebanyak 65.000 judul dan sekitar 5 juta pelanggan.

Saya mendaftar setelah mengetahui biaya langganan bulan pertama gratis, apalagi kuota internet bulanan saya unlimited. So, yay! Saya kesenangan dan kebingungan waktu pertama lihat list film dan serialnya, aduh, tonton yang mana, dulu, ya, hingga akhirnya, tontonan Aidan-lah yang menang.

Pilihan pertama adalah serial Amerika-Kanada berjudul Peg + Cat, karena saya suka gambarnya. Kata wikipedia, serial ini ditujukan untuk anak 3-5 tahun. Aidan setahun aja belum, sih, jadi sebenarnya saya yang nonton. Dan dengan demikian, pernyataan saya di kalimat terakhir paragraf sebelumnya bisa diabaikan.

Peg+Cat_Pond_FINAL_FORABOUT

Peg ini anak cewek cerewet yang lebay. Tampaknya tipikal anak cewek lebay Amerika. Kalau dia dapat masalah dikiiit, aja, dia akan teriak “We have a biiig PROBLEM.” Namun, kemudian dia akan berhasil mengatasi masalah tersebut dan menyanyi dengan ukulelenya: “”Problem solved, The problem is solved, We solved the problem, But everything is awesome, Problem solved.”

Terlepas dari lebaynya cara berbicara si Peg, saya menyukai serial ini karena mengajari MATEMATIKA dengan seru!

Di episode pertama, Peg + Cat mengenalkan perkalian 10. Ceritanya Peg lagi di pertanian, dan ada 100 anak ayam berkeliaran. Peg harus mengembalikan mereka ke kandang masing-masing sebelum Pak Petani datang. Lalu Peg pun berteriak: “We have a problem!” (yeah, lama-lama setelah nonton beberapa episode, kamu akan sebal dengar dia teriak-teriak begitu). Biasanya, Ramone, teman cowok Peg yang lebih tua akan datang membantu menyelesaikan masalah. Episode-episode berikutnya membahas bangun datar, bangun ruang, pecahan, dll.

Kalau nonton ini, orang skeptis yang enggak suka matematika enggak akan bertanya-tanya lagi, apa sih pentingnya matematika dalam kehidupan sehari-hari?

Selain Peg + Cat, ada karakter-karakter lain yang sering muncul. Pig, yang kalau ngomong sambil nyanyi dengan suara tenor dalam opera. Neighbour Ladies, yang sopan banget tapi GANGGU. Big Mouth, yang senang makan benda-benda kecil berwarna kuning. Dan masih banyak lagi.

Tip aja, kalau nonton jangan sekaligus banyak, nanti lama-lama muak denger si Peg ngomong. Hahaha. Astaga lebaynya, sepertinya Peg ini gemini.

Nah, selain Peg, saya juga mulai nonton Orange Is the New Black sama How to Get Away with Murder, yang nontonnya kalau Aidan tidur, atau lagi mumet ngedit.

Namun, sepertinya kegiatan kekinian ini akan berakhir segera setelah kami pindah rumah dan menjadi rakyat jelata tanpa koneksi internet unlimited. Dan itu tidak lama lagi.

So, see you on the other side?
ps: sebal enggak sih dengan banyaknya kata “kekinian” dalam postingan ini?

Advertisements
Categories Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s