Menulis Outline Novel dengan Metode Save the Cat!

Sebelum mengetahui soal Save the Cat! beberapa waktu lalu, sebenarnya saya sudah tahu duluan sebuah metode bernama The Hero’s Journey. Saya sempat mempelajarinya sedikit di Internet, tapi nggak ngerti-ngerti amat dan nggak tahu bagaimana mengaplikasikannya di genre selain fantasi atau thriller.

Setelah itu, saya pernah belajar juga sama Margaret Atwood dan Neil Gaiman di Masterclass dan lebih tercerahkan soal teknik menulis. Pada dasarnya, tujuan utama novel adalah membuat pembaca peduli dan penasaran. Kalau yang selalu diulang-ulang Nenek Margaret di Masterclass, habis itu apa? Terus, apa yang terjadi?

Nah, metode Save the Cat! adalah cara kamu menulis novel yang page turner dan bikin pembaca peduli sama tokohmu dan apa yang terjadi sama dia, lalu bertanya-tanya: HABIS ITU APA? AKU INGIN BACA LEBIH BANYAK. Bagaimana caranya?

Well, tentu saja kucing ini hanya perumpamaan.

Nama metode yang unik ini, selamatkan si kucing, berangkat dari pemikiran “membuat pembaca peduli sama si tokoh utama” (atau hero, dalam bahasa save the cat). Dan, karena kucing adalah salah satu hal yang bikin orang-orang hepi (bukti: banyaknya video kucing dishare di Internet), metode ini dimulai dengan si tokoh utama menyelamatkan kucing–dan itu akan membuat sebagian besar orang peduli. Ini adalah adegan awal ketika kali pertama kita bertemu dengan si tokoh agar pembaca menyukai dan mendukung si tokoh sejak awal. Oke, aku sudah bersimpati sama si tokoh karena dia menyelamatkan kucing walaupun dia cuma orang biasa yang punya kelemahan dan bukan superhero, sekarang apa?

Metode Save the Cat! disebut juga mesin transformasi karena plotnya mengikuti perubahan si karakter berdasarkan want dan need-nya. Want adalah sesuatu yang biasa dimunculkan di premis, sedangkan need adalah sesuatu yang si tokoh tidak tahu dia butuhkan, tetapi akan muncul menjelang akhir untuk membantu si tokoh menyelesaikan misinya. Want disebut juga tujuan eksternal, dan need sering disebut tujuan internal, pesan moral, atau nilai spiritual cerita.

Seperti apa sih struktur novel dengan menggunakan metode Save the Cat?

Pertama-tama, bagi rencana ceritamu menjadi tiga, Act 1, Act 2, dan Act 3 (sederhana, bukan?), kemudian, dari 3 itu, kita akan membaginya menjadi 15 beat. Beat adalah bagian-bagian terkecil dari sebuah cerita dan bisa juga disebut plot point.

Babak 1 (Dunia Normal)

  • OPENING IMAGE (0 to 1%): Kilasan hidup si tokoh dan dunia mereka sebelum terjadi konflik.
  • THEMED STATED (5%): Sebuah pernyataan yang dibuat karakter dan memberi petunjuk akan hero’s archetype.
  • SETUP (1% to 10%): Sebuah eksplorasi akan kehidupan status quo dan kelemahan si tokoh utama. Di sini, kita tahu bagaimana kehidupan tokoh sebelum adanya perubahan besar.
  • CATALYST (10%): Peristiwa yang mengubah hidup si tokoh utama.
  • DEBATE (10% to 20%): Reaksi tokoh, saat si tokoh memikirkan apa yang akan dia lakukan berikutnya.

Babak 2 (Dunia Kebalikan)

Jika Babak 1 adalah dunia status quo, Babak 2 adalah kebalikannya. Di bukunya, disebutkan upside down world (tapi ini bukan tempat foto-foto di Bandung yang udah tutup itu dan bisa ngasih ilusi kalau kamu terbalik).

bukan upside down world yang ini juga–tapi kamu bisa membedah film ini dan apakah sesuai dengan rumus save the cat
  • BREAK INTO 2 (20%): Momen ketika tokoh utama memutuskan untuk memenuhi panggilan aksi
  • B Story (22%): Perkenalan tokoh-tokoh baru yang akan membantu tokoh utama mempelajari tema
  • FUN AND GAMES (20% to 50%): Kehidupan si tokoh utama di dunia baru yang merupakan kebalikan dunia awal si tokoh sebelum dikasih cobaan.
  • MIDPOINT (50%): Bagian tengah novel, ketika the Fun and Games memuncak dalam kemenangan palsu atau kekalahan palsu.
  • BAD GUYS CLOSE IN (50% to 75%): Jika Midpoint adalah kemenangan palsu, bagian ini akan mengarah ke momen-momen paling buruk buat si tokoh (begitu juga sebaliknya). Bisa berupa internal bad guys (dalam batin si tokoh) maupun bad guys sungguhan (musuh si tokoh utama/karakter antagonis), atau salah satu dari internal/eksternal.
  • ALL IS LOST (75%): Titik terendah novel. Sebuah beat aksi ketika sesuatu terjadi dengan si tokoh utama dan digabungkan dengan penjahat di dalam batin (internal bad guys), mendorong si tokoh utama ke titik terendah.
  • DARK NIGHT OF THE SOUL (75% to 80%): Beat reaksi ketika si tokoh utama berusaha memproses semua hal yang telah terjadi sampai sejauh ini. Keadaan si tokoh harus lebih parah dan kacau balau daripada bagian awal novel.

Babak 3 (Dunia Sintesis/Gabungan Dunia Normal & Dunia Kebalikan)

  • BREAK INTO 3 (80%): Momen “aha!” Si tokoh menyadari bahwa mereka bukan hanya harus menyelesaikan semua masalah yang diciptakan di Act 2, tetapi juga yang paling penting, memperbaiki diri sendiri.
  • FINALE (80 to 99%): Si tokoh membuktikan bahwa mereka sudah mempelajari tema dan menjalankan rencana yang mereka tetapkan di Break Into 3.
  • FINAL IMAGE (99% to 100%): Cerminan Opening Image, kilasan “setelah” tokoh melewati transformasi yang epik dan memuaskan ini.

Nah, setelah mengetahui kelima belas beat ini, bagaimana penerapannya?

Kamu bisa mengambil buku atau film favorit kamu, baca dan tonton ulang dan buat tabel, kira-kira opening image di buku ini adegan apa, theme statednya apa, catalyst (inciting incident)-nya apa. Aktivitas membedah novel bisa memudahkanmu lebih memahami bagaimana membuat outline dengan cara lebih cepat dan mudah menggunakan metode Save the Cat!

Kamu juga mempelajari soal metode ini lebih dalam dengan membaca bukunya: Save the Cat! Writes A Novel (Jessica Brody)

bisa dibeli di amazon atau bookdepository

Kapan-kapan, kalau udah paham banget, saya juga akan menulis cara menulis novel dengan metode-metode lain seperti The Hero’s Journey (Joseph Campbell), Story Circle (Dan Harmon), Monster Novel Structure (R.B. Fleetwood).

jangan pergi, baca tulisan saya yang lain dong

Sebelum kamu pergi, tulis di komentar dong, bagaimana pendapatmu tentang metode ini dan apakah kamu pernah menerapkannya dalam perencanaan novelmu?

One thought on “Menulis Outline Novel dengan Metode Save the Cat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.