Menulis Seting: Kapan dan di Mana Cerita Berlangsung

Alkisah, saya pernah membaca naskah dengan tokoh yang berkuliah di Paris, di Kota Melbourne. Barangkali, dia menganggap Paris adalah negara yang salah satu kotanya adalah Melbourne. Naskah itu begitu absurd sehingga saya bingung, apa yang membuat penerbit memutuskan menerbitkan naskah tersebut? Peristiwa menyunting naskah itu sudah bertahun-tahun lalu dan saya bahkan lupa judul dan penulisnya.Continue reading “Menulis Seting: Kapan dan di Mana Cerita Berlangsung”

Menulis Novel dengan Metode Snowflake

Waktu menyiapkan kelas Menulis Kisah Memikat beberapa waktu lalu, saya menemukan sebuah metode dari Randy Ingermanson yang dinamakan Snowflake Method. Buku panduannya berupa dongeng Goldilocks, perempuan 30 tahun yang ingin menjadi penulis. Untuk sebuah buku how-to, agak malesin dibacanya karena bentuknya terlalu storytelling. Namun, karena namanya unik dan bisa digambar, jadi … here we go!Continue reading “Menulis Novel dengan Metode Snowflake”

Menulis Outline Novel dengan Metode Save the Cat!

Sebelum mengetahui soal Save the Cat! beberapa waktu lalu, sebenarnya saya sudah tahu duluan sebuah metode bernama The Hero’s Journey. Saya sempat mempelajarinya sedikit di Internet, tapi nggak ngerti-ngerti amat dan nggak tahu bagaimana mengaplikasikannya di genre selain fantasi atau thriller. Setelah itu, saya pernah belajar juga sama Margaret Atwood dan Neil Gaiman di MasterclassContinue reading “Menulis Outline Novel dengan Metode Save the Cat!”

Menulis Premis dengan Metode Save the Cat

Save the Cat dikembangkan dan diperkenalkan oleh Blake Snyder, seorang penulis skenario di Hollywood. Aku tidak banyak menemukan film karyanya, sih. Sepertinya dia lebih dikenal sebagai guru dan konsultan menulis skrip alih-alih screenwriter. Bukunya, Save the Cat! The Last Book On Screenwriting You’ll Ever Need terbit tahun 2005 dan digunakan untuk berbagai film, termasuk How to Train Your Dragon.

Tentang Kembali Menulis

Rasanya, sudah lama sekali saya tidak mengeluarkan karya. Sampai-sampai, nggak ada lagi orang yang mengenali saya sebagai penulis *tutup muka* Buku terakhir saya yang terbit itu 2016, sementara dalam tiga tahun terakhir ini penulis-penulis baru yang usianya masih belasan dan awal 20-an produktif banget berkarya, melibas semua penulis pendahulunya yang malas dan banyak maunya sepertiContinue reading “Tentang Kembali Menulis”