[menulis] dialog

beberapa hari ini dapat email dari creative-writing-now yang menawarkan kelas menulis dialog yang asyik. terus, jadi nyari-nyari, gimana sih, dialog yang bagus itu? berapa banyak porsi dialog dalam novel? gimana menulis dialog yang efektif? dll dll. dari pengalamanku membaca banyak novel (dan buku-buku panduan menulis), jadi tahu kalau fungsi dialog antara lain adalah untuk menciptakanContinue reading “[menulis] dialog”

Memilih Sudut Pandang (PoV) dalam Novel

Ketika menulis fiksi, baik itu cerpen atau novel, kita harus pintar-pintar memilih PoV/Point of View/ Sudut Pandang. Dari sudut pandang siapa cerita itu dituturkan? Ketika kita memilih sudut pandang orang pertama misalnya, ada hal-hal yang tidak seharusnya dia ketahui. Di tahun pertama saya menjadi editor, saya pernah melakukan hal yang fatal dengan meloloskan “bocor”-nya PoV.Continue reading “Memilih Sudut Pandang (PoV) dalam Novel”

[writing] Show, Don’t Tell

Hai teman-teman, Sesering apa sih, kamu mendengar orang-orang (penulis) mengatakan: “Show, don’t tell”, ketika sedang memberi tip menulis? Saya sih, sering. Hampir di setiap buku tentang cara-cara menulis, siapa pun yang menulisnya, selalu ada bagian itu. Barangkali si penulis buku itu tidak menyebutnya sebagai Show don’t tell, tetapi intinya sama: jangan cuma ceritakan, tapi tunjukkan.Continue reading “[writing] Show, Don’t Tell”

Menulis Sinopsis

Kemarin, seorang penulis kirim email dan menanyakan ini: Saya kan lagi bikin sinopsis untuk novel saya, cuma saya menemukan problem ketika sinopsisnya malah jadi tiga halaman, padahal kan syaratnya maksimal dua halaman A4 saja. Bagaimana, Kak? Apa boleh sebanyak tiga halaman? Kalau tidak, bagaimana saya menyiasatinya? Nah, karena pasti banyak yang bingung juga soal sinopsisContinue reading “Menulis Sinopsis”